
Minggu, 26 Januari 2025
Kerinci (MTsN 6 Kerinci) –H. Amri Daran, S.Pd., Guru Senior di MTsN 6 Kerinci menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga akhlak dan waspada terhadap bahaya lisan. Dengan tema ``Akhlak Mazmumah sebagai Penghalang Surga,`` beliau mengingatkan tentang dampak buruk perilaku tercela, terutama dalam bentuk ucapan yang kasar dan menyakitkan hati.
``Dalam Islam, akhlak mazmumah atau perilaku tercela seperti ucapan yang kasar, menghina, dan menyakiti hati orang lain adalah hal yang sangat dilarang. Meskipun seseorang ahli dalam ibadah, tetapi jika lisannya menyakiti orang lain, maka surga akan menjadi sulit dijangkau,`` tegas H. Amri Daran.
Beliau menambahkan bahwa salah satu anugerah terbesar yang diberikan Allah SWT kepada manusia adalah kemampuan berbicara. Namun, jika tidak digunakan dengan baik, kemampuan tersebut justru dapat menjadi penyebab dosa. ``Lisan adalah salah satu organ tubuh yang kecil, tetapi ia mampu membawa dampak yang besar. Ucapan yang kasar bisa melukai hati seseorang lebih dalam dibandingkan luka fisik,`` lanjutnya.
H. Amri Daran juga menjelaskan bahwa akhlak mazmumah seperti iri, dengki, sombong, dan menggunjing adalah penyakit hati yang bisa merusak amal ibadah seseorang. Beliau mengutip sebuah hadis Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa banyak manusia yang di akhirat kelak ditolak amal ibadahnya karena lisannya menyakiti orang lain.
Beliau juga mengingatkan bahwa akhlak mulia (akhlaqul karimah) adalah salah satu pondasi untuk mendapatkan ridha Allah SWT dan meraih kebahagiaan dunia akhirat. Beberapa poin penting yang disampaikan adalah:
1. Bahaya Lisan: Ucapan kasar, fitnah, dan ujaran kebencian dapat menyebabkan keretakan hubungan sosial dan membawa dosa besar.
2. Pentingnya Kontrol Diri: Sebelum berbicara, pikirkan apakah ucapan kita akan membawa manfaat atau justru menyakiti orang lain.
3. Keselarasan Ibadah dan Akhlak: Ibadah yang sempurna harus diiringi dengan akhlak yang baik. Orang yang rajin beribadah tetapi memiliki akhlak mazmumah tidak akan mendapatkan tempat di surga.
4. Memaafkan dan Memohon Maaf: Jika pernah melukai hati orang lain, segera meminta maaf dan berusaha memperbaiki hubungan.
Pesan beliau diakhiri dengan ajakan untuk terus memperbaiki diri, menjaga lisan, dan menjauhi akhlak tercela. ``Mulailah dari hal kecil, seperti berbicara dengan sopan kepada teman, guru, dan orang tua. Biasakan mengucapkan kata-kata baik, karena setiap kata yang keluar akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah,`` tutup H. Amri Daran.
Hal ini mendapatkan antusiasme yang besar dari para siswa dan guru. Mereka berharap agar pesan ini menjadi pengingat bagi semua untuk lebih berhati-hati dalam berbicara dan berperilaku, sehingga tercipta lingkungan madrasah yang penuh kedamaian dan kasih sayang. (RpH)
#Zona_Integritas
|
187x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...