
Rabu, 07 Mei 2025
Kerinci (MTsN 6 Kerinci) – Dalam rangka membentuk karakter religius, disiplin, dan meningkatkan kualitas spiritual peserta didik, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Kerinci secara rutin melaksanakan kegiatan Sholat Dzuhur berjamaah setiap hari, kecuali hari Jumat.
Kegiatan ini dilaksanakan di musholla madrasah setelah jam pelajaran sebelum waktu pulang, dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Sholat Dzuhur berjamaah merupakan bentuk implementasi dari nilai-nilai keagamaan dalam lingkungan pendidikan, sekaligus sarana pembinaan ibadah yang konsisten.

Sholat Dzuhur berjamaah ini adalah kegiatan sholat yang dilaksanakan secara bersama-sama. Selain memenuhi kewajiban sebagai umat Islam, sholat berjamaah ini memiliki keutamaan yang sangat besar, yakni pahala 27 derajat lebih tinggi dibandingkan sholat sendiri, sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW.
Kegiatan ini dipimpin secara bergantian oleh guru maupun siswa yang bertugas, dengan pengawasan langsung dari guru pembina keagamaan dan guru piket harian. Keterlibatan semua elemen madrasah menciptakan suasana religius yang harmonis dan penuh khidmat.

Menurut Kepala MTsN 6 Kerinci, Hj. Tistiarni, S.Ag., M.Pd.I, kegiatan ini bertujuan membangun kedisiplinan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan membiasakan peserta didik untuk melaksanakan sholat tepat waktu secara berjamaah. Selain itu, sholat berjamaah dipercaya dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta membentuk akhlak mulia melalui nilai-nilai saling menghormati dan kebersamaan.
Kegiatan diawali dengan persiapan siswa menuju musholla dengan tertib, mengambil air wudhu, dan melaksanakan sholat berjamaah yang kemudian diakhiri dengan dzikir dan doa bersama. Suasana khusyuk dan tertib menjadikan kegiatan ini sebagai momen penting pembinaan karakter spiritual siswa.

Sholat Dzuhur berjamaah dilaksanakan setiap hari Senin hingga Kamis, serta Sabtu, di musholla madrasah setelah pelajaran selesai, kecuali pada hari Jumat yang dikhususkan untuk sholat Jumat di masjid sekitar.
Kegiatan ini diharapkan menjadi budaya positif yang terus tertanam dalam diri siswa, tidak hanya selama di madrasah, tetapi juga ketika mereka kembali ke lingkungan masyarakat. Dengan pembiasaan ibadah sejak dini, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang religius, disiplin, serta memiliki semangat spiritual tinggi. (RpH)
|
77x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...