
Kerinci (05/09/2025)….Suasana haru menyelimuti MTsN 6 Kerinci ketika salah seorang guru terpaksa meninggalkan tugas mengajar untuk sementara waktu demi menemani anaknya yang tengah sakit parah di kampung halaman yang berjarak sekitar 500 kilometer dari madrasah.
Guru tersebut, dikenal sebagai sosok pendidik yang sabar dan penuh dedikasi, selama ini selalu hadir tepat waktu di kelas meskipun tinggal jauh dari keluarga. Namun kabar duka tentang kondisi kesehatan anaknya yang semakin memburuk membuatnya harus mengambil keputusan berat untuk segera pulang.
Rekan-rekan guru dan siswa tampak terharu saat melepas kepergiannya. Beliau sosok teladan bagi kami semua. Kami turut mendoakan semoga anak beliau segera diberi kesembuhan, ujar salah satu guru dengan mata berkaca-kaca.
Kepala MTsN 6 Kerinci menyampaikan dukungan penuh kepada guru tersebut. Kami memahami situasi yang beliau hadapi. Keluarga adalah prioritas utama. Semoga Allah memberi kekuatan dan kesembuhan untuk anak beliau, ucapnya.
Perjalanan sejauh 500 km yang harus ditempuh untuk kembali ke kampung halaman menambah beban emosional sang guru. Namun, tekadnya untuk berada di sisi anaknya menunjukkan betapa besarnya kasih seorang orang tua, bahkan ketika harus meninggalkan tanggung jawab profesi sementara waktu.
Kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pengorbanan seorang guru yang tidak hanya berjuang di depan kelas, tetapi juga menghadapi ujian kehidupan yang begitu berat……(Tim Website MTs N 6 Kerinci).
Jurnalislis : Agustiawan
Fotografer : Rama Pandeska
|
45x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...