
Kerinci (MTsN 6 Kerinci) - Hubungan antara guru dan siswa di MTsN 6 Kerinci bukan sekadar relasi antara pendidik dan peserta didik, tetapi telah tumbuh menjadi hubungan yang hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan. Suasana madrasah yang harmonis menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan pembentukan karakter dan peningkatan semangat belajar siswa.
Kepala MTsN 6 Kerinci, Hj. Tistiarni, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan madrasah sebagai rumah kedua bagi para siswa.
“Guru di MTsN 6 Kerinci tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga membimbing, mendengarkan, dan menjadi tempat berkeluh kesah bagi anak-anak. Kami ingin mereka merasa aman, nyaman, dan diterima di madrasah,” ujarnya.
Interaksi yang terjalin di lingkungan madrasah mencerminkan nilai-nilai empati, saling menghargai, dan kasih sayang. Para guru senantiasa memberi perhatian lebih kepada siswa, baik dalam kegiatan belajar mengajar maupun di luar kelas, seperti saat kegiatan keagamaan, olahraga, atau bahkan sekadar berbincang santai di halaman sekolah.
Salah seorang siswa kelas VIII menyampaikan kesannya tentang suasana madrasah yang penuh kehangatan.
“Guru-guru di sini seperti orang tua sendiri. Kalau kami punya masalah, mereka tidak marah, tapi menasihati dan membantu mencari solusi,” ungkapnya dengan tulus.
Kedekatan ini tidak hanya mempererat hubungan emosional antara guru dan siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa hormat, disiplin, dan tanggung jawab dalam diri peserta didik. Hubungan yang harmonis ini turut menciptakan lingkungan belajar yang positif dan kondusif bagi tumbuhnya generasi madrasah yang berprestasi dan berakhlakul karimah.
Dengan pendekatan kekeluargaan yang diterapkan, MTsN 6 Kerinci terus membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya soal ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang kasih sayang, pembinaan karakter, dan kehangatan manusiawi antara guru dan siswa.
Jurnalis/Editor : Rian Putra H, M.Pd
|
865x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...