
Kerinci (MTsN 6 Kerinci) - Suasana di lingkungan MTsN 6 Kerinci tampak berbeda pagi ini. Sejumlah Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) tampak antusias membeli jamu tradisional dari pedagang keliling yang rutin singgah di area madrasah. Momen sederhana ini menjadi pemandangan menarik sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap gaya hidup sehat dan alami.
Beragam jenis jamu tradisional seperti beras kencur, kunyit asam, temulawak, hingga jahe merah menjadi pilihan favorit para guru dan staf. Selain rasanya yang khas, jamu dipercaya memiliki banyak manfaat bagi tubuh, mulai dari meningkatkan daya tahan, menghilangkan pegal, hingga menjaga stamina agar tetap prima dalam menjalankan aktivitas mengajar dan bekerja.
Salah seorang guru, Bastina Jaya, S.Ag, menuturkan bahwa minum jamu sudah menjadi kebiasaan baik yang sebaiknya dipertahankan. “Selain menyehatkan, jamu tradisional juga merupakan warisan budaya Indonesia yang perlu kita lestarikan. Rasanya enak dan membuat badan terasa segar kembali,” ujarnya sambil tersenyum.

Kepala MTsN 6 Kerinci, Hj. Tistiarni, S.Ag., M.Pd.I, turut mengapresiasi inisiatif para guru yang memilih pola hidup sehat melalui cara alami. Beliau menambahkan bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dari profesionalitas seorang pendidik. “Guru yang sehat akan lebih semangat dan produktif dalam mendidik generasi muda,” katanya.
Kegiatan spontan ini menjadi contoh nyata bahwa hidup sehat tidak selalu harus mahal. Dengan memanfaatkan kekayaan herbal lokal seperti jamu tradisional, para guru dan staf MTsN 6 Kerinci menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga kesehatan tubuh sekaligus melestarikan kearifan lokal Nusantara.
Jurnalis/Editor : Rian Putra H, M.Pd
|
682x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...