
Kerinci (24/10/2025)…. Di antara riuh tawa teman-temanku, aku ikut tersenyum—meski hatiku tak benar-benar ikut tertawa. Mereka tak tahu, di balik candaku yang ringan, ada luka yang sedang kucoba sembunyikan. Aku terlalu pandai berpura-pura bahagia, hingga kadang aku sendiri hampir percaya bahwa semuanya baik-baik saja.
Setiap pagi aku bangun, mengenakan wajah yang sama: wajah yang seolah tak pernah tersentuh air mata. Aku bicara seperti biasa, bercanda seperti biasa, padahal dalam hati ada rasa sesak yang tak bisa kuredakan. Kadang di tengah keramaian, aku merasa begitu sendiri. Kutertawa di antara mereka, tapi tawa itu hampa, kosong—seperti gema di ruangan sunyi.
Di malam hari, ketika lampu-lampu padam dan dunia terlelap, barulah aku bisa menjadi diriku yang sebenarnya. Tak ada lagi tawa palsu, tak ada lagi senyum yang kupaksakan. Hanya aku, kesunyian, dan air mata yang menetes pelan tanpa suara. Aku tak ingin ada yang tahu. Aku tak ingin ada yang merasa kasihan. Biarlah semuanya kupikul sendiri, biarlah kesedihan ini menjadi rahasiaku yang paling dalam.
Kadang aku berpikir, mungkinkah seseorang di luar sana merasakan hal yang sama? Menyimpan luka di balik senyum, menyembunyikan tangis di balik canda? Mungkin banyak, tapi tak satu pun yang benar-benar berani mengakuinya. Dunia terlalu sibuk untuk memahami kesunyian orang lain.
Namun di sela kesedihan itu, aku tetap mencoba tertawa—meski pahit. Bukan karena aku kuat, tapi karena aku takut terlihat lemah. Aku tak ingin mereka tahu betapa hancurnya aku di dalam. Biarlah mereka melihatku tertawa, biarlah mereka mengira aku bahagia.
Sebab bagiku, terkadang lebih mudah berpura-pura bahagia daripada menjelaskan kenapa aku sedih.
Dan malam ini, seperti malam-malam sebelumnya, aku kembali tersenyum dalam kesunyian. Kutertawa di dalam kesedihan, kutertawa di dalam kesepian—karena hanya dengan begitu aku bisa bertahan. Biarlah kuderita sendiri… asalkan tak seorang pun tahu betapa rapuhnya aku sebenarnya……(Tim Website MTsN 6 Kerinci).
Jurnalis : Agustiawan
Fotografer : Rama Pandeska

|
332x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...