
Kerinci (31/10/2025) Menjadi orang baik memang tidak selalu mudah. Di tengah kehidupan yang penuh warna dan beragam karakter, kebaikan terkadang justru menjadi sesuatu yang sulit dipertahankan. Ada yang menghargai, memuji, dan mendukung langkah-langkah baik yang dilakukan seseorang, namun tidak sedikit pula yang memandang sebelah mata, menilai dengan sinis, bahkan mencibir tanpa alasan yang jelas.
Di lingkungan sosial maupun tempat kerja, orang yang berusaha berbuat baik sering kali dianggap “berlebihan” atau “cari perhatian”. Padahal, niat yang tumbuh dari hati hanya ingin memberi manfaat dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Namun realita berkata lain—kebaikan sering kali disalahartikan, dan ketulusan tidak selalu mendapat balasan yang sepadan.
Bagi sebagian orang, kondisi seperti ini tentu menguji keteguhan hati. Apakah tetap konsisten menjadi pribadi baik, atau justru berhenti karena lelah dinilai salah? Namun, di sanalah letak nilai sejati dari kebaikan. Menjadi orang baik bukan tentang ingin terlihat sempurna di mata manusia, melainkan tentang kesadaran untuk tetap berbuat benar walaupun tak ada yang melihat.
Mereka yang tetap memilih jalan kebaikan meski sering disalahpahami, sesungguhnya telah memenangkan pertempuran besar dalam diri. Mereka sadar bahwa kebaikan bukan untuk dipamerkan, tapi untuk dijalani. Karena pada akhirnya, pandangan manusia bisa berubah sewaktu-waktu, namun nilai kebaikan akan selalu abadi di hati orang yang tulus melakukannya.
Di dunia yang semakin cepat dan keras ini, menjadi orang baik memang terasa sulit. Namun justru di situlah pentingnya keberadaan mereka—sebagai pengingat bahwa di antara kebisingan dan hiruk-pikuk kehidupan, masih ada hati yang lembut dan niat yang tulus untuk berbuat baik tanpa pamrih.
Apapun pandangan orang lain, kebaikan tidak akan pernah salah tempat. Ia mungkin tidak selalu dihargai sekarang, tapi suatu saat nanti, dunia akan menyadari bahwa orang baiklah yang membuat hidup ini tetap bermakna (Tim Website MTsN 6 Kerinci).
Jurnalis : Agustiawan
Fotografer : Rama Pandeska

|
341x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...