
Kerinci 04/11/2025 Pada Selasa siang, sopir dan pengurus bus madrasah berangkat menuju SPBU Kumun untuk melakukan pembelian bahan bakar solar guna keperluan operasional kendaraan madrasah. Seperti biasanya, mereka harus mengambil antrian panjang bersama kendaraan lain yang juga menunggu giliran. Namun, setelah sekian lama menunggu, upaya pembelian solar tersebut mengalami kendala.
Menurut keterangan sopir, transaksi pembelian tidak dapat dilakukan karena adanya gangguan sinyal dari sistem Pertamina, sehingga proses pengisian solar untuk kendaraan terpaksa ditunda. Gangguan ini menyebabkan antrean panjang di lokasi, dan beberapa kendaraan akhirnya memilih meninggalkan tempat karena tidak ada kepastian kapan sistem kembali normal.
Menyadari situasi tersebut, sopir dan pengurus bus madrasah akhirnya memutuskan untuk kembali ke madrasah tanpa membawa bahan bakar yang dibutuhkan. Meski kecewa, keduanya tetap berlapang dada dan berencana untuk kembali mengantri ke SPBU Kumun pada esok pagi dengan harapan sistem Pertamina sudah kembali berfungsi normal.
Peristiwa ini menjadi gambaran kecil perjuangan petugas transportasi madrasah yang selalu berusaha menjaga kelancaran kegiatan operasional, meskipun harus berhadapan dengan berbagai kendala teknis di lapangan. Semoga pada hari berikutnya, pembelian solar dapat berjalan lancar dan kendaraan madrasah kembali siap digunakan untuk mendukung aktivitas pendidikan. (Tim Website MTsN 6 Kerinci).
Jurnalis : Agustiawan
Fotografer : Rama Pandeska

|
333x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...