
Kerinci (MTsN 6 Kerinci) - Bakat istimewa dalam bidang tata rambut (barber/hairstylist) ditunjukkan oleh Hafinas, siswa kelas IX A MTsN 6 Kerinci. Kemampuannya ini justru terlihat ketika dia membantu guru dalam merapikan rambut siswa yang melanggar aturan panjang rambut. Uniknya, hukuman potong rambut di MTsN 6 Kerinci tidak dilakukan asal-asalan, melainkan dirapikan sebaik mungkin sehingga siswa tidak perlu lagi memotong rambut di tempat lain.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (19/11/2025) ini menjadi solusi kreatif bagi siswa yang melanggar aturan seragam dan kerapian. "Awalnya saya hanya iseng membantu, tapi ternyata bisa bermanfaat untuk teman-teman. Saya senang bisa membantu merapikan rambut mereka dengan baik," ujar Hafinas dengan penuh semangat.
Elvi Satria, S.Hum, Wali Kelas IX A, mengungkapkan kekagumannya: "Hafinas memiliki bakat yang luar biasa. Daripada siswa potong rambut asal-asalan, lebih baik kita berdayakan bakat Hafinas untuk membantu merapikan rambut temannya dengan hasil yang memuaskan."
Kepala MTsN 6 Kerinci, Hj. Tistiarni, S.Ag., M.Pd., turut mengapresiasi inisiatif ini. "Ini adalah contoh nyata pendidikan karakter. Di satu sisi kita menegakkan aturan, di sisi lain kita memanfaatkan bakat siswa untuk hal yang positif. Hasilnya, siswa tidak merasa terhukum, justru merasa dirawat," jelasnya.
Beberapa siswa yang rambutnya dirapikan oleh Hafinas pun merasa puas. Rendi Pratama, siswa kelas VIII, mengaku senang: "Awalnya malu karena rambut panjang, tapi setelah dirapikan sama Hafinas jadi percaya diri lagi. Hasil potongannya rapi dan gaya."
Kegiatan ini tidak hanya membantu menegakkan kedisiplinan, tetapi juga menjadi wadah pengembangan bakat siswa di luar bidang akademik.
Jurnalis/Editor : Rian Putra H, M.Pd
|
599x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...