
Kerinci (MTsN 6 Kerinci), semangat kebersamaan begitu terasa di Tanjung Pauh Mudik. Masyarakat dari berbagai penjuru berkumpul dalam satu ikatan yang sama, merayakan Kenduri Sko Lima Desa, sebuah tradisi adat yang diwariskan turun-temurun sebagai simbol rasa syukur, penghormatan kepada leluhur, dan penguat tali persaudaraan.
Di tengah semaraknya prosesi adat, tampak PTK MTsN 6 Kerinci hadir membaur bersama masyarakat. Kepala madrasah, pendidik, tenaga kependidikan, beserta keluarga mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Kehadiran mereka bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan menjadi bentuk nyata kecintaan terhadap budaya daerah yang telah menjadi identitas masyarakat Kerinci.

Suasana penuh kehangatan tampak menghiasi setiap sudut kegiatan. Senyum, sapaan, dan jabat tangan menjadi pemandangan yang memperlihatkan eratnya hubungan antara madrasah dan masyarakat. Perbedaan profesi, usia, maupun latar belakang seolah melebur dalam satu semangat: menjaga tradisi dan memperkuat persaudaraan.
Bagi MTsN 6 Kerinci, Kenduri Sko bukan hanya sebuah perayaan adat. Tradisi ini menjadi ruang pembelajaran yang sarat nilai, mengajarkan pentingnya gotong royong, menghormati para pendahulu, serta menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Kepala MTsN 6 Kerinci Ibu Ermalis, S.Pd.I, M.Pd menyampaikan bahwa madrasah memiliki tanggung jawab tidak hanya mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan mencintai budaya daerahnya.
"Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Kerinci. Nilai-nilai yang terkandung dalam Kenduri Sko sangat selaras dengan pendidikan karakter yang terus kami tanamkan kepada peserta didik. Semoga tradisi ini tetap lestari dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus," ungkapnya.

Momentum kebersamaan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Nilai-nilai kehidupan juga tumbuh dari kebersamaan, kepedulian, dan penghargaan terhadap tradisi yang diwariskan oleh para leluhur. Melalui keikutsertaan dalam Kenduri Sko, keluarga besar MTsN 6 Kerinci menunjukkan bahwa madrasah hadir sebagai bagian dari masyarakat, berjalan beriringan dalam menjaga kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya.
Semoga semangat yang terpatri dalam Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik terus hidup dari generasi ke generasi, menjadi perekat persaudaraan, penguat nilai-nilai luhur, serta menginspirasi seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan warisan budaya Kerinci.
Penulis : MTsN 6 Kerinci
|
239x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...