
KERINCI, 07/07/2026 – Meskipun masa Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) di MTsN 6 Kerinci secara resmi telah dinyatakan ditutup, daya tarik madrasah ini bagi masyarakat tampaknya belum surut. Hingga hari ini, ruang panitia pendaftaran masih terus didatangi oleh sejumlah orang tua dan calon siswa baru yang berharap bisa mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan di madrasah unggulan ini.

Pemandangan ini menunjukkan betapa tingginya animo dan kepercayaan masyarakat Kerinci terhadap mutu pendidikan berbasis agama, sains, dan karakter yang ditawarkan oleh MTsN 6 Kerinci.
Menurut Ketua Panitia PMBM MTsN 6 Kerinci, jumlah pendaftar tahun ini sebenarnya telah memenuhi—bahkan melampaui—kuota daya tampung ruang kelas yang tersedia sejak jalur pendaftaran resmi ditutup. Namun, pihak panitia mengaku dilematis karena setiap hari masih ada saja warga yang datang membawa berkas persyaratan pendaftaran.
"Secara sistem dan jadwal kedinasan, PMBM di MTsN 6 Kerinci memang sudah selesai. Namun di lapangan, kami tetap menyambut baik kedatangan para orang tua murid yang datang, sebagian bahkan dari wilayah yang cukup jauh. Kami berupaya memberikan penjelasan yang humanis terkait batasan kuota dan aturan yang berlaku," ujarnya.
Alasan Memilih MTsN 6 Kerinci di Menit-Menit Terakhir
Beberapa orang tua siswa yang ditemui di lingkungan madrasah mengungkapkan berbagai alasan mengapa mereka baru datang mendaftar setelah jadwal resmi berakhir. Mulai dari faktor kendala informasi, urusan kepindahan tugas orang tua yang mendadak, hingga ketetapan hati yang baru muncul setelah melihat rekam jejak prestasi MTsN 6 Kerinci.
Seorang wali murid yang sedang berkonsultasi dengan panitia menyampaikan harapannya agar pihak madrasah bisa memberikan kebijakan khusus atau solusi bagi pendaftar susulan.
"Kami sangat berharap anak kami bisa bersekolah di MTsN 6 Kerinci ini karena lingkungannya yang religius, disiplin, dan punya reputasi bagus di Kabupaten Kerinci. Semoga masih ada kebijakan atau kuota cadangan jika nanti ada siswa yang mengundurkan diri," harapnya.

Menanggapi tingginya antusiasme masyarakat tersebut, pihak Kepala MTsN 6 Kerinci menyatakan akan segera menggelar rapat koordinasi internal bersama panitia PMBM dan komite madrasah. Langkah ini diambil untuk mengevaluasi kapasitas ruang belajar (ruang kelas) serta fasilitas penunjang lainnya, guna melihat kemungkinan adanya kebijakan daftar tunggu (waiting list) tanpa mengorbankan kenyamanan serta mutu proses belajar-mengajar yang telah direncanakan.
Jurnalis/Editor : RAMA PANDESKA, S.E
|
86x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...