
Kerinci, 14/07/2026 – Pengawas Binaan MTsN 6 Kerinci, Ibu Desmadera, memberikan pembinaan kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) MTsN 6 Kerinci sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan, profesionalisme guru, serta memperkuat karakter warga madrasah. Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan madrasah ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta.

Dalam arahannya, Ibu Desmadera mengajak seluruh PTK untuk bijak dalam menggunakan media digital, baik media sosial maupun platform lainnya. Menurutnya, guru harus mampu menjadi contoh dalam memanfaatkan teknologi secara positif, produktif, dan bertanggung jawab sehingga dapat memberikan edukasi yang baik kepada peserta didik.
Beliau juga mengingatkan para guru agar turut memberikan pemahaman kepada siswa mengenai berbagai tantangan di era digital, seperti game online, judi online (judol), dan pinjaman online (pinjol). Ketiga hal tersebut dinilai dapat memberikan dampak negatif apabila tidak disikapi dengan bijaksana. Oleh karena itu, peran guru sebagai pembimbing dan teladan sangat dibutuhkan dalam membangun karakter peserta didik.
Selain itu, Ibu Desmadera menekankan pentingnya supervisi dan evaluasi administrasi pembelajaran. Seluruh guru diharapkan senantiasa melengkapi administrasi pembelajaran sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk tanggung jawab profesional dalam mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga memperkenalkan implementasi MAGIS (Madrasah Digital Super Sistem) yang terintegrasi melalui akun EMIS GTK. Sistem ini diharapkan mampu mendukung transformasi digital madrasah melalui pengelolaan data yang lebih efektif, akurat, dan terintegrasi sehingga pelayanan pendidikan menjadi semakin optimal.
Tidak kalah penting, Ibu Desmadera mengulas penerapan KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) sebagai budaya yang harus dihidupkan di lingkungan madrasah. Beliau menegaskan bahwa prioritas utama dalam KBC adalah membangun hubungan yang harmonis antarsesama tenaga pendidik dengan saling menghargai dan saling mendukung dalam setiap aktivitas madrasah.


Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh guru untuk aktif mengikuti seluruh program dan kegiatan madrasah, membiasakan tadarus Al-Qur'an, melaksanakan Salat Dhuha, serta Salat Zuhur berjamaah. Menurutnya, kebiasaan baik tersebut akan membentuk budaya madrasah yang religius sekaligus menjadikan guru sebagai teladan (uswah hasanah) bagi seluruh peserta didik.
Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MTsN 6 Kerinci semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital dengan tetap mengedepankan nilai-nilai religius, profesionalisme, serta semangat Kurikulum Berbasis Cinta dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.
Jurnalis/Editor : RAMA PANDESKA, S.E
|
51x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...