
Kerinci (MTsN 6 Kerinci) - Dalam upaya memperkuat transformasi pendidikan madrasah, dua orang Tenaga Pendidik dan Kependidikan (PTK) MTsN 6 Kerinci mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Digitalisasi Supervisi melalui Aplikasi MAGIS (Madrasah Digital Supervision). Rapat yang berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026 ini bertempat di Musholla Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci dan dihadiri oleh perwakilan dari seluruh madrasah negeri dan swasta se-Kabupaten Kerinci.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci dalam memastikan nilai-nilai cinta, kepedulian, dan akhlak mulia menjadi budaya dalam proses pembelajaran di madrasah. Selain itu, rapat ini juga mendorong pemanfaatan teknologi digital melalui Aplikasi MAGIS untuk mendukung tata kelola dan supervisi madrasah yang lebih efektif dan akuntabel.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., M.M. , dalam sambutannya mengajak seluruh madrasah untuk berkomitmen menerapkan KBC secara optimal. “Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar program, tetapi harus menjadi fondasi karakter dalam setiap interaksi pembelajaran. Mari kita pastikan nilai-nilai ini tertanam kuat pada peserta didik,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya pengelolaan Aplikasi MAGIS secara tepat dan bertanggung jawab. “Digitalisasi supervisi melalui MAGIS akan memudahkan pemantauan dan evaluasi kinerja madrasah secara real-time. Gunakan dengan sebaik-baiknya untuk perbaikan berkelanjutan,” tambahnya.

Dua PTK yang mewakili MTsN 6 Kerinci, yakni Mhd. Khairan, M.Pd.I. (Wakil Kepala Bidang Kurikulum) dan Suci Amalia, S.Pd. (guru), mengikuti rapat dengan penuh antusias. Mhd. Khairan menyampaikan bahwa sinergi antara KBC dan MAGIS menjadi terobosan penting bagi madrasah. “Kami siap mengimplementasikan hasil rapat ini di MTsN 6 Kerinci. KBC akan memperkuat pendidikan karakter, sementara MAGIS akan mempermudah supervisi berbasis data,” ungkapnya.
Kepala MTsN 6 Kerinci, Ibu Ermalis, S.Pd.I., M.Pd. , mendukung penuh keterlibatan kedua PTK ini. “Transformasi madrasah tidak bisa berjalan sendiri. Peran aktif guru dan tenaga kependidikan dalam mengikuti rapat strategis seperti ini adalah investasi bagi kemajuan madrasah,” tegasnya.
Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh madrasah di Kabupaten Kerinci dapat mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam pembelajaran serta memanfaatkan digitalisasi supervisi secara maksimal untuk mewujudkan madrasah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.
Jurnalis/Editor : Rian Putra H, S.Pd., M.Pd., Gr
|
44x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...