
Kerinci, (MTsN 6 Kerinci) Pesan tegas dan penuh makna disampaikan Bimas Polres Kerinci, Aipda Efitra, saat memberikan amanat pada upacara bendera Senin, 31 Agustus 2026, yang berlangsung di lapangan MTsN 6 Kerinci. Di hadapan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan, Aipda Efitra mengingatkan pentingnya kemampuan mengendalikan diri, memilih pergaulan, serta berani menolak segala sesuatu yang salah.
Dalam amanatnya, Aipda Efitra menegaskan bahwa siswa sebagai generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga diri dan masa depan. Lingkungan pergaulan dan berbagai pengaruh di sekitar harus disikapi dengan bijak, sehingga siswa tidak mudah terbawa kepada hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Ada tiga pesan utama yang disampaikan Aipda Efitra kepada siswa MTsN 6 Kerinci.
1. Mampu Mengendalikan Diri, Berpikir Sebelum Bertindak
Aipda Efitra mengingatkan siswa agar memiliki kemampuan mengendalikan diri dalam setiap situasi. Sebelum melakukan sesuatu, siswa hendaknya berpikir terlebih dahulu dan mempertimbangkan dampak dari tindakan tersebut.
Menurutnya, banyak persoalan dapat dihindari apabila seseorang mampu menahan diri dan tidak bertindak secara terburu-buru. Berpikir sebelum bertindak. Jangan mudah terpancing dan jangan mengambil keputusan hanya karena emosi, pesan Aipda Efitra.

2. Jangan Mudah Ikut-ikutan pada Hal yang Salah
Pesan kedua adalah agar siswa tidak mudah terbawa ajakan teman, terutama ajakan yang mengarah kepada hal-hal negatif. Aipda Efitra menegaskan bahwa seorang pelajar harus memiliki pendirian. Tidak semua yang dilakukan oleh teman harus diikuti. Jangan mudah ikut-ikutan yang salah. Jangan mau diajak melakukan sesuatu yang dapat merusak diri dan masa depan, tegasnya.
Siswa diharapkan mampu memilih teman dan lingkungan pergaulan yang memberikan pengaruh positif serta mendukung mereka untuk berkembang dan meraih prestasi.
3. Berani Berkata Tidak pada Hal yang Salah
Pesan ketiga sekaligus menjadi penekanan dalam amanat tersebut adalah pentingnya keberanian berkata tidak terhadap sesuatu yang salah. Aipda Efitra mengajak siswa agar tidak takut menolak ketika mendapatkan ajakan yang bertentangan dengan norma, aturan, maupun nilai-nilai kebaikan. Harus berani berkata tidak pada hal yang salah. Jangan takut dianggap tidak solid atau tidak mengikuti teman. Menolak ajakan yang salah justru menunjukkan bahwa kita mampu menjaga diri, ungkapnya.

Amanat yang disampaikan Aipda Efitra mendapat perhatian dari seluruh peserta upacara. Pesan tersebut menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi berbagai tantangan pergaulan di lingkungan sekolah maupun di luar madrasah.
Pihak MTsN 6 Kerinci menyambut baik pembinaan yang diberikan Bimas Polres Kerinci. Sinergi antara kepolisian dan madrasah diharapkan terus terjalin dalam memberikan edukasi serta pembinaan karakter kepada generasi muda.
Melalui amanat tersebut, siswa MTsN 6 Kerinci diingatkan bahwa menjadi pelajar bukan hanya tentang mengejar nilai dan prestasi, tetapi juga tentang memiliki karakter yang kuat, mampu mengendalikan diri, berani mengambil keputusan yang benar, dan bertanggung jawab terhadap masa depan.
Penulis : ilisnawati
|
43x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...