
Kerinci, 04/09/2026 Dampak buruk musim kemarau dan krisis air bersih mulai memukul sektor pendidikan di Kabupaten Kerinci. Sudah hampir satu bulan lamanya, ratusan siswa-siswi di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Kerinci terpaksa harus menghentikan salah satu agenda religius rutin mereka, yakni pelaksanaan shalat dhuha dan shalat zuhur berjamaah di madrasah.
Kondisi ini terjadi akibat fasilitas air di area tempat wudhu sekolah sama sekali tidak lagi mengalir. Berdasarkan pemeriksaan mendalam yang dilakukan oleh pihak pengelola madrasah, macetnya pasokan air ini disebabkan oleh menyusutnya debit air secara drastis pada sumur bor utama yang selama ini menjadi andalan tunggal untuk memenuhi kebutuhan air bersih di seluruh lingkungan sekolah.
Hilangnya aktivitas ibadah berjamaah ini membawa kesedihan mendalam bagi para siswa. Selama ini, kegiatan shalat dhuha pagi dan shalat zuhur sebelum pulang sekolah telah menjadi pilar utama dalam pembentukan karakter dan akhlak mulia di MTsN 6 Kerinci.
"Kami semua merasa ada yang kurang dalam keseharian di sekolah. Biasanya kami selalu berkumpul di mushala untuk shalat berjamaah, mendengarkan tausiah singkat, dan berdoa bersama. Sekarang, jangankan untuk shalat berjamaah, melihat tempat wudhu yang kering kerontang saja sudah membuat kami sedih," ujar salah seorang perwakilan siswa dengan nada kecewa.
Pihak madrasah menjelaskan bahwa keringnya sumur utama ini merupakan salah satu fenomena kekeringan terparah yang pernah melanda wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun pihak sekolah sudah mencoba menghemat penggunaan air untuk keperluan penting lainnya, namun debit air yang tersisa di dasar sumur tetap tidak mampu mendorong air naik ke pipa pembagian wudhu.
Akibat dari krisis air ini, para siswa terpaksa melaksanakan shalat zuhur secara mandiri setelah mereka tiba di rumah masing-masing. Ruang mushala madrasah yang biasanya riuh dengan lantunan zikir dan doa kini tampak sepi dan lengang pada jam-jam ibadah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen MTsN 6 Kerinci dilaporkan tengah memikirkan berbagai langkah darurat untuk mengatasi persoalan ini. Rencana jangka pendek seperti mendatangkan bantuan armada tangki air bersih atau melakukan pendalaman pada sumur bor utama sedang dipertimbangkan secara matang agar hak beribadah dan kenyamanan para siswa di madrasah dapat segera pulih seperti sediakala. (Team Humas dan Informasi Digital MTsN 6 Kerinci)
Kontributor….. Agustiawan

|
66x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...