
Kerinci, 02/10/2026 Suasana religius kembali terasa di lingkungan MTsNegeri 6 Kerinci dalam pelaksanaan Yasinan rutin mingguan yang diikuti oleh seluruh siswa dan tenaga pendidik serta kependidikan. Pada kesempatan kali ini, giliran siswa-siswi kelas VII E tampil sebagai pemandu kegiatan untuk pertama kalinya.
Meski merupakan penampilan perdana, siswa-siswi kelas VII E mampu menjalankan tugas dengan penuh percaya diri. Dengan bimbingan dan arahan sebelumnya, mereka berusaha tampil tertib, kompak, dan khidmat dalam memandu rangkaian kegiatan Yasinan.
Penampilan perdana tersebut menjadi pengalaman berharga bagi siswa kelas VII E. Rasa gugup yang sempat terlihat di awal kegiatan perlahan berubah menjadi rasa percaya diri ketika mereka mulai memimpin pembacaan Surah Yasin. Suara bacaan yang dilantunkan bersama membuat suasana halaman madrasah terasa semakin sejuk dan penuh nuansa keagamaan.
Kegiatan Yasinan mingguan ini bukan hanya menjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi para siswa. Setiap kelas mendapatkan kesempatan untuk tampil dan mengambil peran dalam pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar membaca Al-Qur'an, tetapi juga dilatih untuk berani tampil di hadapan orang banyak, bertanggung jawab, bekerja sama, serta menjaga kekompakan.
Setelah rangkaian Yasinan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan kultum yang disampaikan oleh Waka Kesiswaan MTsNegeri 6 Kerinci, Bapak H. Afrial, S. Pd. I. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengangkat tema “Menjalankan Amanah sebagai Siswa, Baik terhadap Guru maupun Orang Tua.”
Dalam penyampaiannya, H. Afrial mengingatkan bahwa menjadi seorang siswa bukan hanya tentang memperoleh nilai akademik yang baik, tetapi juga tentang bagaimana menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, seorang siswa memiliki amanah yang harus dijaga, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah. Di madrasah, siswa memiliki kewajiban menghormati guru, mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh, mematuhi tata tertib, menjaga nama baik madrasah, serta menjaga hubungan baik dengan sesama teman.
Sementara di rumah, siswa juga memiliki amanah terhadap orang tua. Belajar dengan tekun, membantu orang tua, menjaga sopan santun, serta mendengarkan nasihat mereka merupakan bagian dari bentuk tanggung jawab seorang anak.
“Menjadi siswa adalah sebuah amanah. Amanah kepada guru dan amanah kepada orang tua harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita hanya ingin mendapatkan hak sebagai siswa, tetapi lupa menjalankan kewajiban,” pesan H. Afrial dalam kultumnya.
Ia juga mengajak seluruh siswa untuk membiasakan diri berbuat baik mulai dari hal-hal sederhana. Menyapa guru, mengucapkan salam, berbicara dengan sopan, disiplin datang ke madrasah, serta menghargai teman merupakan bagian dari pembentukan karakter yang harus terus dibiasakan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Penampilan perdana siswa-siswi kelas VII E pun mendapat apresiasi karena mampu menjalankan tugas dengan baik hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Melalui Yasinan rutin mingguan ini, MTsNegeri 6 Kerinci terus berupaya menanamkan nilai-nilai keagamaan dan karakter kepada peserta didik. Harapannya, pembiasaan yang dilakukan secara konsisten dapat membentuk generasi madrasah yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki adab, tanggung jawab, dan rasa hormat kepada guru serta orang tua.
“Dari Yasinan kita belajar membaca Al-Qur’an, dari amanah kita belajar menjadi pribadi yang bertanggung jawab.” (Team Humas dan Informasi Digital MTsN 6 Kerinci)
Kontributor….. Agustiawan

|
20x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...