
Kerinci, 05/06/2026 Menjelang pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Pelajaran 2025/2026, keluarga besar MTsN 6 Kerinci melaksanakan kegiatan gotong royong (goro) bersama di lingkungan madrasah, Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang diperingati setiap tanggal 5 Juni. Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi nyata menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Sejak pagi hari, seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa tampak bersemangat membersihkan lingkungan madrasah. Berbagai kegiatan dilakukan mulai dari menyapu halaman, membersihkan selokan, memangkas rumput liar, mengumpulkan sampah organik maupun anorganik, hingga merapikan taman yang berada di sekitar ruang belajar.
Kepala MTsN 6 Kerinci Ibu Ermalis, S. Pd. I., M. Pd menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman sehingga peserta didik dapat mengikuti ASAT dengan lebih fokus dan tenang. Kedua, menanamkan kesadaran kepada seluruh warga madrasah tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
"Madrasah yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang nyaman. Selain itu, melalui kegiatan ini kami ingin memberikan contoh kepada peserta didik bahwa menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan teori, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata," ujarnya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka bekerja sama membersihkan area yang telah dibagi sesuai kelompok masing-masing. Semangat kebersamaan dan kekompakan tampak jelas ketika para siswa saling membantu mengangkut sampah dan membersihkan sudut-sudut madrasah yang selama ini kurang terjangkau.
Salah seorang siswa mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong tersebut. Menurutnya, lingkungan yang bersih membuat suasana madrasah menjadi lebih indah dan nyaman. Ia berharap kebiasaan menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan saat ada kegiatan tertentu, tetapi menjadi budaya yang terus diterapkan setiap hari.
Kegiatan gotong royong ini juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik. Nilai-nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan ditanamkan secara langsung melalui aktivitas yang mereka lakukan bersama. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan madrasah yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap sesama dan lingkungan.
Menjelang pelaksanaan ASAT yang akan segera berlangsung, lingkungan MTsN 6 Kerinci kini tampak lebih bersih, rapi, dan asri. Taman-taman tertata dengan baik, halaman bebas dari sampah, serta saluran air kembali lancar. Kondisi tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif bagi seluruh siswa dalam menghadapi ujian.
Melalui kegiatan ini, MTsN 6 Kerinci menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pelestarian lingkungan sekaligus menyukseskan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Semangat gotong royong yang diwariskan oleh para pendahulu terus dipelihara sebagai salah satu kekuatan dalam membangun lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Sebagaimana semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, aksi nyata dari lingkungan sekolah dan madrasah menjadi langkah penting dalam menjaga bumi untuk generasi masa depan. (Team Humas dan Informasi Digital MTsN 6 Kerinci)
Kontributor….. Agustiawan
|
81x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...