
Kerinci, 16/06/2026 Menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027, keluarga besar MTsN 6 Kerinci menunjukkan semangat gotong royong yang patut diapresiasi. Dipimpin oleh Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, H. Riyanto, M.Pd., bersama Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, H. Afrial, S.Pd.I., serta seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), mereka bahu-membahu memperbaiki berbagai fasilitas madrasah agar siap digunakan kembali.
Kegiatan tersebut difokuskan pada perbaikan kursi dan meja belajar yang mengalami kerusakan ringan. Daripada mengganti seluruh perabot dengan yang baru yang tentunya membutuhkan anggaran cukup besar, pihak madrasah memilih melakukan perbaikan sehingga meja dan kursi yang masih layak dapat kembali dimanfaatkan oleh peserta didik.
Dengan penuh semangat, para guru dan tenaga kependidikan tampak memegang palu, obeng, gergaji, hingga kuas cat. Ada yang mengencangkan baut kursi yang longgar, mengganti papan meja yang rusak, mengecat ulang perabot agar tampak lebih rapi, hingga memastikan setiap perlengkapan benar-benar aman digunakan dalam proses pembelajaran.
Menurut H. Riyanto, pemeliharaan sarana dan prasarana merupakan tanggung jawab bersama. Perawatan yang dilakukan secara berkala tidak hanya dapat menghemat anggaran madrasah, tetapi juga memperpanjang usia pakai fasilitas sehingga tetap nyaman digunakan oleh siswa.
Tidak hanya memperbaiki meja dan kursi, para PTK juga melakukan perombakan pada salah satu bangunan yang sebelumnya memiliki fungsi lain untuk disulap menjadi ruang kelas baru. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya jumlah peserta didik baru yang mendaftar pada tahun ini.
Meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada MTsN 6 Kerinci menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tantangan. Jumlah calon peserta didik yang diterima ternyata melebihi kapasitas ruang belajar yang tersedia. Oleh karena itu, madrasah harus bergerak cepat agar seluruh siswa nantinya dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan nyaman tanpa harus mengurangi kualitas layanan pendidikan.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, H. Afrial, S.Pd.I., menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga. Kepercayaan tersebut harus dibalas dengan pelayanan terbaik, baik dari sisi pembelajaran maupun penyediaan fasilitas yang memadai.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh PTK menjadi bukti bahwa membangun madrasah tidak hanya dilakukan melalui proses belajar mengajar di dalam kelas. Kepedulian terhadap lingkungan belajar, fasilitas pendidikan, serta kenyamanan peserta didik juga merupakan bagian penting dalam mewujudkan madrasah yang unggul.
Suasana gotong royong berlangsung penuh keakraban. Tidak ada sekat antara pimpinan dan guru maupun tenaga kependidikan. Semua bekerja sesuai kemampuan masing-masing dengan tujuan yang sama, yakni memberikan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif bagi seluruh siswa.
Kegiatan ini sekaligus menjadi contoh penerapan budaya kerja yang mengedepankan nilai kebersamaan, kepedulian, dan efisiensi. Fasilitas yang masih layak tidak langsung dibuang, melainkan diperbaiki dan dimanfaatkan kembali. Selain menghemat biaya, langkah tersebut juga mencerminkan sikap bijaksana dalam mengelola aset negara serta mendukung upaya mengurangi limbah.
Dengan kesiapan sarana yang terus ditingkatkan, MTsN 6 Kerinci optimistis menyambut peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Harapannya, ruang kelas yang memadai, meja dan kursi yang nyaman, serta lingkungan madrasah yang tertata baik akan semakin mendukung terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan berkualitas.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh warga madrasah menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus memberikan pelayanan pendidikan terbaik. Dengan kerja sama, keikhlasan, dan rasa memiliki terhadap madrasah, setiap tantangan dapat dihadapi demi masa depan generasi penerus bangsa. (Team Humas dan Informasi Digital MTsN 6 Kerinci)
Kontributor….. Agustiawan

|
73x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...