
Kerinci (MTsN 6 Kerinci) - Suasana belajar yang kreatif dan menyenangkan terlihat di MTsN 6 Kerinci dalam dua kegiatan pembelajaran inovatif yang dilaksanakan secara bersamaan. Pada Rabu, 5 Agustus 2026, siswa kelas VII melakukan praktik pembuatan tauge (kacang hijau) dalam mata pelajaran IPA, sementara siswa kelas VII B mengikuti praktik Garis Bilangan Manusia dalam mata pelajaran Matematika. Kedua kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat dikemas secara bermakna dan menggugah antusiasme siswa.

Praktik Pembuatan Tauge (IPA)
Dipandu oleh guru pembimbing Haditia Purnama, S.Pd. , siswa belajar secara langsung tentang proses pertumbuhan tumbuhan melalui praktik menanam kacang hijau. Setiap siswa menyiapkan wadah, kapas, dan biji kacang hijau. Mereka menempatkan biji dalam wadah yang telah dibasahi, lalu mengamati proses perkecambahan yang akan terjadi selama beberapa hari ke depan. Kegiatan ini memberikan pemahaman nyata tentang konsep pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
Praktik Garis Bilangan Manusia (Matematika)
Sementara itu, di kelas VII B, Rian Putra H, S.Pd., M.Pd. menghadirkan metode pembelajaran yang interaktif melalui praktik Garis Bilangan Manusia. Siswa berperan sebagai angka yang bergerak di sepanjang garis bilangan. Beberapa siswa bertugas memegang angka, sementara satu siswa berdiri di titik nol dan melompat ke angka awal dan seterusnya sesuai operasi hitung yang diberikan. Konsep operasi kurang diartikan dengan berbalik arah, angka positif berarti maju, dan angka negatif berarti mundur. Metode ini membuat konsep matematika yang abstrak menjadi konkret, mudah dipahami, dan menyenangkan.

Kepala MTsN 6 Kerinci, Ibu Ermalis, S.Pd.I., M.Pd. , memberikan apresiasi tinggi terhadap kedua inovasi pembelajaran ini. “Pembelajaran seperti ini yang kami harapkan: menyenangkan, bermakna, dan melibatkan siswa secara aktif. Ketika siswa terlibat langsung, mereka tidak hanya menghafal tetapi juga memahami dan menikmati proses belajar,” ujarnya.
Salah satu siswa kelas VII B, Chinby Yuki Sinstra, mengaku sangat menikmati praktik garis bilangan. “Awalnya saya bingung dengan bilangan negatif, tapi setelah jadi angka dan lompat-lompat, jadi lebih gampang. Kami tertawa dan belajar bareng,” ungkapnya dengan antusias.

Dengan adanya praktik langsung seperti ini, MTsN 6 Kerinci terus berinovasi menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada pengalaman belajar yang berkesan dan membangun pemahaman mendalam bagi siswa.
Jurnalis/Editor : Rian Putra H, S.Pd., M.Pd., Gr
|
99x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...